halaman satu

halaman satu
? Apakah itu bagus ? Am I handsome ? Apakah saya tampan ? Are you happy ? Apakah kamu bahagia ? Is he a soldier ? Apakah dia prajurit ? Is she a nun ? Apakah dia biarawati ? Are they in the garden ? Apakah mereka di kebun ? Are we in the right way ? Apakah kami dalam arah yang benar ? Dalam kalimat tanya negatip (negative interrogative sentence), ‘to be’ yang disertai ‘not’ diletakkan di depan. Contoh (example) : Aren’t you a pilot ? Bukankah anda seorang pilot ? Aren’t we right ? Bukankah kita benar ? Aren’t they busy ? Tidakkah mereka sibuk ? Isn’t he clever ? Tidakkah dia pandai ? Isn’t it dangerous ? Tidakkah itu berbahaya ? Dalam kalimat perintah atau seru (imperative) , ‘to be’ tetap menjadi ‘be’ dan diletakkan di depan predicate. Contoh (example) : Be careful ! Hati-hatilah ! Be brave ! Jangan gentar ! Be fair ! Jujurlah ! Be quiet ! Jangan berisik ! Unit 2 Kalimat yang predikatnya berupa kata kerja disebut kalimat Verbal Contoh Kata kerja (verb) : to work bekerja to swim berenang to help membantu to write menulis to study belajar to open membuka to speak berbicara to go pergi Contoh kalimat verbal : I work Saya bekerja She Dia menulis writes They help Mereka membantu He speaks Dia bicara We study Kami belajar She goes Dia pergi You speak Kamu bicara It helps Itu membantu He swims Dia berenang Dalam kalimat negatip dan tanya , harus disertai kata bantu ‘do not’ atau ‘does not’ (dapat disingkat “don’t” atau “doesn’t”) Contoh : I do not swim Saya tidak berenang They don’t work Mereka tidak bekerja He does not speak Dia tidak bicara She doesn’t help Dia tidak membantu VERBAL

Tidak ada komentar:

Posting Komentar